Minggu, 31 Mei 2015

Memulai Pemrograman C++


a. Tampilan Program
Didalam tampilan pemrograman C++ menyediakan fasilitas IDE (Integrated Development Environment), dimana semua proses pembuatan program dapat dilakukan melalui fasilitas ini. Program ini memiliki modus teks (CUI/ Character User Interface) dan modus grafis (GUI/ Graphical  User Interface)
Penulisan pemrograman C++ bersifat case sensitive, maksudnya adalah penulisan huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda. Contoh : nama_siswa tidak sama dengan Nama_Siswa.
b. Struktur Penulisan pada Program






Penulisan program C++ dapat dilihat di bawah ini :


void main()
                      Fungsi utama
 
{
statemen-statement
}


                      Fungsi-fungsi lain yang ditulis oleh pemrogram komputer
 
fungsi_fungsi_lain()
{
statement-statement
}



Bagian-bagian pada struktur penulisan program C++ :
1)    File Header
File header merupakan file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel, dan sebagainya. File header diikuti dengan kata #include didepannya yang akan menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file library, misal : <iostream.h>, <iomanip.h>, <conio.h> dan sebagainya.

2)    Fungsi main()
Program C++ memang tidak pernah lepas dari fungsi. Sebab fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi, yaitu fungsi main().

Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. Setelah mengenal struktur program C++, sekarang kita coba untuk membuat program sederhana pada C++ yang menampilkan pesan “Selamat Datang”. Perhatikan contoh program dibawah ini :
//program tampil pesan Selamat Datang
#include<iostream.h>
void main()
{
cout<<”Selamat Datang”<<endl;
            }

Pada contoh program di atas :
§  //program tampil pesan Selamat Datang, merupakan komentar yang tidak akan diproses oleh program. Selain menggunakan tanda garis miring dua ( // ), sebuah komentar dalam C++ dapat berupa simbol ( /* komentar */ ).
Contoh :   /* program tampil pesan Selamat Datang */
§  #include, merupakan instruksi kepada kompiler untuk menyisipkan file lain saat program dikompilasi. Dalam C++ semua operasi yang dilibatkan dalam program berada pada file-file pustaka (library file) dengan nama extension file-nya adalah .h Misal operasi input dan output standar diletakkan di file pustaka <iostream.h>
§  void main(), merupakan fungsi main() yang merupakan awal dan akhir dari pembuatan program.
§  Semua yang terletak di dalam tanda { } disebut blok. Tanda { pada fungsi main (awal tubuh fungsi) menyatakan awal eksekusi program. Sedangkan tanda } pada fungsi main() merupakan akhir eksekusi program. Kata void yang mendahului main() dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik.
§  Di dalam tanda { } terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement). Pada contoh di atas :
cout<<”Selamat Datang”<<endl;
merupakan contoh sebuah pernyataan. Pada contoh di atas, pernyataan tersebut digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda. Dalam hal ini, tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda di atas disebut konstanta string.
Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).
§  Perintah endl (end line) digunakan untuk mengakhiri baris pernyataan dan akan berpindah baris baru dan bukan tersambung ke kanan.
Contoh :   cout<<”Selamat Datang”<<endl;
                  cout<<”Saya suka C++”<<endl;
Hasil output dari program di atas adalah :
      Selamat Datang
      Saya suka C++
Berbeda bila kita membuat pernyataan string sebagai berikut :
      cout<<”Selamat Datang”
              <<” Saya suka C++”<<endl;
Pada tampilan hasil program akan menjadi :

      Selamat Datang Saya suka C++

0 komentar:

Posting Komentar